Diabetes inspiridus merupakan jenis penyakit yang berhubungan dengan hormon ADH(anti-diuretic hormon). Hormon ini bekerja pada ginjal yang berfungsi memekatkan urin sehingga terjadi keseimbangan antara air dan elektrolit dalam tubuh. Apabila produksi hormon ADH anda mengalami gangguan maka  produksi urin akan meningkat dan anda akan mengalami rasa haus yang berlebihan dan mungkin juga dapat menimbulkan dehidrasi.

Hormon anti-diuretic diproduksi di bagian otak yang disebut hipotalamus dan disimpan dibawah otak di kelenjar pituitari. Apabila cairan dalam tubuh anda terlalu rendah maka hormon ADH ini akan dilepaskan dari kelenjar pituitari, proses ini untuk mempertahankan cairan dalam tubuh dengan cara menghentikan produksi urin dari ginjal. Saat anda terkena diabetes insipidus ini hormon anti-diuretic (ADH) tidak menghentikan proses produksi urin dari ginjal, yang menyebabkan menurunnya cairan dalam tubuh secara drastis. Hal ini menyebabkan anda akan sering buang air kecil dan merasa haus yang konstan.

Diabetes inspiridus ini tidak sama denga Diabetes militus tetapi gejala penyakit ini hampir sama yaitu  produksi urin anda akan meningkat drastis, tetapi pada diabetes ini urin anda tidak mengandung glukosa. Diabetes ini umumnya terjadi pada laki-laki yang biasanya usia 30 tahun keatas. Penyakit diabetes ini juga disebut penyakit kencing manis karena glukosa didalam tubuh anda tidak bisa diubah menjadi insulin.

Berikut ini beberapa gejala insipidus yang perlu anda ketahui:

1.    Warna air kencing anda akan berwarna kuning keruh karena kandungan glukosa dalam darah yang berlebihan.
2.    Anda akan sering buang air kecil(kencing)
3.    Karena anda sering buang air kecil maka anda akan merasakan haus yang berkepanjangan, meskipun anda telah minum air yang banyak mulut anda tetap terasa kering.
4.    Hari-hari anda akan sulit tidur.
5.    Anda akan mudah merasa lelah dan capek ini disebabkan terjadinya gangguan keseimbangan elektrolit dalam tubuh.
6.    Kulit terasa gatal-gatal.

Jenis-jenis Diabetes insipidus:

1.    Diabetes insipidus kranial: Terjadinya diabetes ini apabila jumlah hormon ADH (anti-diuretik hormon) di dalam tubuh tidak mampu mengontrol jumlah urin yang diproduksi tubuh.
2.    Diabetes insipidus nefrogenik: Saat terjadi diabetes ini hormon ADH dalam tubuh anda tercukupi, namun organ ginjal anda tidak menanggapinya. Kondisi ini terkadang di sebabkan pada faktor keturunan atau mungkin disebabkan oleh kerusakan pada organ ginjal anda.

Cara mendiagnosis diabetes insipidus:

1.    Dengan cara test urin
2.    Mengecek level ADH plasma
3.    Cek glukosa dalam darah
4.    Dan Cek elektrolit darah anda.

Komplikasi yang dapat terjadi saat Diabetes insipidus menyerang anda:

1.    Apabila anda Cuma sedikit minum akan menimbulkan dehidrasi
2.    Karena hormon terganggu maka kulit akan kerin.
3.    Terjadinya penurunan berat badan yang cepat
4.    Denyut jantung meningkat karena terjadi ketidakseimbangan elektrolit.
5.    Demam

Pengobatan pada Diabetes insipidus kranial:

Pengobatannya tergantung jenis diabetes yang diderita, pada jenis kranial dengan cara diberikan terapi replacement untuk honmon ADH. Jika anda terkena diabetes insipidus dan saat anda buang air kecil selama 24 jam Cuma menghasilkan urin sebanyak tiga sampai empat liter berarti diabetes yang anda derita termasuk ringan atau tidak parah.

Jika diabetes kranial ini menyerang anda, disarankan untuk menambah konsumsi air putih untuk menghindari terjadinya dehidrasi. Dokter spesialis hormon mungkin menyarankan anda untuk mengkonsumsi air putih sekitar 2,5 liter setiap harinya.

Pengobatan Diabetes insipidus nefrogenik:

Sedangkan jenis nefrogenis dilihat apakah ada penggunaan obat yang menimbulkan gangguan pada reseptor hormon, apabila ada harus dihentikan. Kalau terjadi gangguan biasanya diganti dengan terapi intake cairan yang cukup.

ads