Bekatul/dedak yang merupakan limbah dari penggilingan padi ternyata juga mempunyai manfaat bagi kesehatan. Sebagian besar masyarakat menggunakan bekatul/dedak ini untuk pakan ternak. Untuk menjadikan bekatul/dedak ini agar bisa di manfaatkan untuk konsumsi manusia tidak sembarangan, anda harus bisa membedakan antara bekatul yang aman untuk di konsumsi dan dedak yang di gunakan untuk pakan ternak.


Dedak untuk pakan ternak adalah limbah dari penggilingan padi yang pertama. Sedangkan bekatul untuk konsumsi adalah sisa penumbukan atau penggilingan padi yang kedua yang merupakan kulit ari beras. Saat padi di giling, kulit padi akan terpisah dari biji berasnya, nah bekatul yang aman di konsumsi adalah lapisan yang berwarna agak merah muda setelah kulit luar, biasanya rasanya agak sedikit manis.

Kandungan Gizi Bekatul/dedak Padi

Berikut merupakan tabel kandungan bekatul padi dalam kadar, ppm (berat kering).

Vitamin A
4,2 mg
Vitamin B1
10,1-27,9 mg
Vitamin B2
1,7-3,4 mg
Vitamin B3
236-590 mg
Vitamin B12
0,005 mg
Vitamin E
149 mg
Biotin
0,16-0,60 mg
inositol
4.627 mg
Piridoksin
10,3 mg
Kolin
1.279 mg
Asam pantotenat
27,7 mg
Asam folat
0,5 mg
p-Asam Aminobezoat
0,75 mg




Bekatul/dedak dapat mengeluarkan bau yang kurang sedap, ini di karenakan ada bahan yang sudah rusak. Bau tengik akan muncul ketika sudah terlalu lama. Agar bekatul dapat lebih tahan lama anda dapat melakukan beberapa cara yaitu sebagai berikut.

Pertama dengan cara sangarai

Menyangrai bekatul ini dengan cara menggorengnya tanpa miyak, dengan terus mengaduknya kurang lebih sepuluh menit. Saat menggoreng hati hati jangan sampai gosong. Sebelum di goreng saring dulu bubuk bekatul agar halus.

Yang kedua dengan cara di kukus

Cara yang kedua cukup mudah yaitu dengan mengukus bekatul kurang lebih tiga puluh menit kemudian keringkan bekatul. Setelah bubuk bekatul benar benar kering di dinginkan di kulkas.

Setelah mengetahui kandungan dari bekatul ini, kami akan berbagi pengetahuan dari berbagai manfaat bekatul bagi kesehatan di antaranya yaitu:

1.Melancarkan Pencernaan

Karena kaya akan serat pangan (dietary fiber) maka bekatul ini dapat membantu memperlancar pencernaan anda, sehingga anda akan terhindar dari masalah sembelit.

2.Mencegah Radikal Bebas dan Kanker

Sudah bukan rahasia lagi kalau radikal bebas dapat menyebabkan penuaan dini. Bekatul juga mempunyai kandungan anti oksidan alami yang dapat melawan radikal bebas di dalam tubuh kita. Bekatul juga mengandung Vitamin E (tokofenol dan tokotrienol) yang bermanfaat untuk memerangi radikal bebas dan juga memerangi sel kanker. Trokotrienol sangat sulit di temukan di jenis makanan, namun di dalam bekatul ini kandungannya cukup banyak.

3.Dapat Menurunkan kolesterol Jahat

Bekatul merupakan sumber tokotrienol yang sangat tinggi, olehkarena itu bekatul sangat efektif untuk menurunkan kolesterol jahat. Kandungan Tokotrienol yang tinggi berfungsi menghambat kerja enzim yang dapat menyebabkan penumpukan kolesterol di dalam tubuh kita. Bekatul ini juga merupakan sumber serat pangan yang sangat baik bagi kesehatan pencernaan. Serat pangan ini berfungsi mengikat asam empedu yang nantinya keluar bersama tinja. Bila kita rutin mengkonsumsi serat pangan setiap hari maka asam empedu yang keluar bersama tinja juga semakin banyak. Serat pangan ini lah yang mengubah kolesterol menjadi asam empedu yang akhirnya kolesterol jahat kita akan turun karena di keluarkan setiap hari.

4.Aman untuk Penderita Diabetes

Apabila anda terjangkit penyakit diabetes anda harus lebih hati hati dalam memilih pola makan anda. Namun anda tidak perlu khawatir apabila ingin mengkonsumsi bekatul ini karena bekatul sangat baik bagi penderita diabetes. Sangat di anjurka mengkonsumsi bekatul sebagai menu makan harian karena bekatul juga dapat menurunkan gula darah anda meskipun tidak signifikan. Saat mengkonsumsi pertama biasanya akan menimbulkan diare, namun anda tidak perlu khawatir proses ini tidak akan lama, ini di karenakan perut anda Cuma belum terbiasa.

5.Membakar Lemak

Pecahan lemak bekatul terbukti dapat menurunkan jumlah lemak darah, baik pada manusia atau hewan.

6. Baik Untuk Penderita Autis

Kandungan Pagamic acid yang biasa kita kenal dengan vitamin B15 dalam bekatul, baik itu bekatul beras, bekatul gandum, havermut, maupun jagung. Pada sebuah studi, bila kita rutin memberikan pagamic acid 50-100 mg sehari tiga kali, bisa menyembuhkan penderita autis.

7.Baik untuk Kesehatan Jantung

Bekatul mempunyai kandungan vitamin B, yaitu vitamin B15 pada bekatul berguna sebagai pembentuk asam amino tertentu yang dapat mengatasi kurangnya oksigen di otot, termasuk otot jantung.

8. Mengatasi Pengapuran Pembuluh Darah

Vitamin B15 memiliki struktur kimia Glucono-dimethy-lamino-acetic-acid. Kandungan vitamin ini pun dapat mengatasi pengapuran pembuluh darah.

9. Mengatasi Otot Pegal

Kembali pada kandungan vitamin B15, apabila konsumsi vitamin tersebut sesuai dosisnya, maka akan mencukupi kebutuhan oksigen bagi otot tubuh kita. Menimbunnya asam laktat dalam tubuh menyebabkan pegal-pegal. Vitamin B15 dapat menetralkan asam laktat.

10. Mengatasi Beri-Beri

Vitamin B1 yang banyak terkandung dalam bekatul ini ampuh untuk pengobatan beri-beri. Fakta ini Terbukti pada hewan (ayam) yang banyak makan beras yang digiling namun masih mengandung bekatul, jarang sekali ditemukan tanda beri-beri.

13. Asma

Makan bekatul setiap hari secara rutin, baik bagi penderita asma. Karena asmanya akan jarang kambuh. Namun, ketika berhenti konsumsi bekatul asmanya dapat kambuh lagi. Vitamin B15 yang ada di bekatul dapat memancing pembentukan zat anti asma.
Bekatul tidak mengandung bahan berbahaya seperti pewarna, pemanis, maupun pengawet, jadi sangat aman dikonsumsi.

14. Memperbaiki Fungsi Hati

Vitamin B15 pada bekatul pun dapat mengobati penyakit hati. Negara yang banyak mengkonsumsi bekatul untuk beragam penyakit, salah satunya adalah Rusia.

15. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Seperti yang sudah dibahas sedikit di atas, kekebalan tubuh berkaitan erat dengan antioksidan. Bekatul memiliki kandungan antioksidan luar biasa (super antioksidan) yang tentunya jika dikonsumsi secara benar dan teratur akan mendukung kekebalan tubuh kita.

16. Mencegah Gangguan Saraf

Kandungan Vitamin B1 dan B2 pada bekatul bermanfaat untuk mencegah nyeri saraf.

Dibalik manfaatnya yang luar biasa banyak, bekatul ini mempunyai sedikit efek samping yaitu sebagai berikut:

·         Dapat menyebabkan diare apabila anda pertama kali mengkonsumsi bekatul ini.
·         Pada penderita maag jangan langsung mengkonsumsinya dalam jumlah yang sangat banyak karena dapat menimbulkan mual. Pada penderita maag Mengkonsumsi bekatul encer atau di tambah dengan makanan lainnya seperti agar agar atau bubur, jika anda mengkonsumsinya benar maka maag akan reda.
·         Pada suatu kasus terkadang sulit buang air besar namun ini sangat jarang di temui. Apabila ini terjadi pada anda di sarankan juga banyak mengkonsumsi buah dan sayur.

Pada era yang moderen seperti ini sangat sulit mendapatkan bekatul, karena bekatul hanya di peroleh saat menumbuk padi menggunakan lesung. Sekarang ini sudah ada alat penggilingan padi yang lebih cepat dan praktis sehingga bekatul yang bisa di dapatkan hanya untuk makanan ternak saja.

Demikian ulasan singkat tentang berbagai manfaat bekatul bagi kesehatan tubuh kita semoga bermanfaat bagi anda dan salam sehat untuk kita semua.

ads